Resensi Buku: Perahu Kertas (Dewi “Dee” Lestari)
Siapa tak kenal Dee? Dari awal menulis Novel Supernova (Pertama: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh, disusul AKAR, kemudian PETIR) namanya mulai dibicarakan oleh para pecinta membaca. Meski awalnya berkarir sebagai penyanyi, dengan bergabung di kelompok RSD-Rida Sita Dewi, toh pada akhirnya Dee sekarang lebih berkutat di dunia menulis. Namun, di buku Rectoverso Dewi menggabungkan talenta menulisnya dengan kemampuan bernyanyinya. Dengan menerbitkan Novel Rectoverso yang merupakan kumpulan beberapa Cerita Pendek, sekaligus album yang berisi kumpulan lagu-lagu yang tema-nya diambil dari cerpen-cerpen tersebut. Keren deh pokoknya!
Akan hal-nya dengan Novel “Perahu Kertas”, kalau mau dibandingkan dengan nocel Dee sebelumnya, BEDA banget! Yang ini lebih ringan dibaca. Namun…tidak mempengaruhi esensi cerita menjadi dangkal. Dee tetap bisa memberikan kejutan-kejutan menarik yang membawa pembacanya (termasuk gw!) terhanyut abissssssss dengan ceritanya. Kadang mengharu biru bikin nangis bombay, kadang lucu bikin ngakakdotcom, dan gw suka dengan tuturan yang terkadang penuh filosofi dari tokoh-tokoh yang ada di cerita itu.
Kalau gw tarik garis lurus dari Novel ini, temanya sekitar CINTA, Persahabatan, Keluarga, juga tentang kegigihan dalam meraih Mimpi. Sentral cerita ini ada pada tokoh Kugy dan Keenan.
Kugy, perempuan unik (yang pada kenyataannya “Aneh”,hehe…), dandanan sm tingkahnya sama2 slebor! Bayangkan saja, dia bisa tampil dimuka umum dengan rambut acak2an, celana batik, kaos kepanitiaan bekas Abang-nya, plus jaket jeans. Bercita-cita jadi penulis dongeng anak2, untuk itu dia kuliah ngambil S1 jurusan sastra. Hobby unik lainnya, dia suka curhat di perahu kertas untuk kemudian perahu itu dilayarkan di air mengalir (sekalipun itu selokan). Kugy merasa dirinya sebagai agen Neptunus
benar2 mahluk aneh, hihi…
Keenan lain lagi. Digambarkan sebagai cowo’ Cool (Ehm..dan gw pun tertarik padanya! Sayang hanya tokoh khayalan. Hahaaa…) hobby melukis dan bercita2 menjadi pelukis, namun tidak disetujui oleh keluarganya. Sama2 berbintang Aquarius, bisa menjadikan Keenan dan Kugy nyambung, karena sama2 “agen Neptunus”. Gokil
Cerita diawali dengan setting Belanda, rencana kepulangan Keenan ke Indonesia setelah beberapa lama tinggal di Belanda bersama Nenek-nya. Keenan akan melanjutkan kuliah di Bandung, meninggalkan mimpinya di Belanda menjadi seniman lukis. Ayahnya menghendaki dia kuliah, dan tak ngin Keenan berlama-lama di Belanda karena takut anaknya berubah haluan menjadi seniman. Disini setting dibuat sedih, karena Keenan harus meninggalkan Nenek-nya yang hidup sendirian. Begitupun Nenek-nya, berat melepaskan Keenan cucu tersayang, namun HARUS.
Disaat yang sama, Kugy pun sedang mempersiapkan dirinya untuk melanjutkan kuliah di Bandung. Disana dia satu kost dengan sahabat lamanya dari sejak kecil yaitu Noni. Noni punya pacar Eko, naah..si Eko ini ternyata sepupuan sama Keenan. Cukup bisa ditebak, diawali pertemuan jemput menjemput di stasiun kereta yang lumayan cukup menggelikan (Dan disini pula Kugy dan Keenan memulai saling ketertarikannya). Semenjak itu, mereka ber-4 semakin kompak, setidaknya mereka seminggu sekali bertemu karena punya ritual nonton midnight di malam minggu. Lengkap dengan segala bumbmbu2 persahabatan, seneng, sedih, lucu juga ada. Terutama berkaitan dengan masalah transportasi, si “Fuad” mobilnya Eko yang sering ngadat
Sebetulnya, Kugy sudah punya pacar tapi di Jakarta. Namanya Joshua, tapi biasa dipanggil Ojosh (Hehe..nama keren2 kok diubah ya!). Namun Ojosh juga ga’ sering2 ke Bandung, oleh sebab itu Kugy masih sering gaul bareng sahabat2nya ini di malam minggu.
Keenan dan Kugy sebetulnya punya cinta yang masing-masig dipendam. Karena Kugy sudah punya pacar, tentunya. Semua berubah menjadi kacau ketika ada Wanda dalam kehidupan persahabatan mereka. Wanda ini sepupu Noni yang kuliah di ,uar negeri, dan lagi liburan. Rencananya, Wanda ini mau dijodohkan dengan Keenan. Keenan yang cool, dan Wanda yang glamour akhirnya bisa nyambung juga karena mereka punya sama2 ketertarikan di bidang lukis. Ayah Wanda punya galeri besar di Jakarta. Perlahan…Kugy mulai menarik diri dari kumpulan. Dan menyibukkan dirinya dengan kuliah dan kegiatan sosialnya, menjadi pengajar di sekolah gratis untuk anak tidak mampu dan menjadi sahabat dari Jendral pilik dan Pasukan Alit.
Menghenai Jendral Pilik dan Pasukan Alit ini, adalah ide cemerlang dari Kugy agar anak-anak didiknya mau belajar. Kugy menciptakan tokoh2 yang berasal dari mereka, dan menjadikannya sebuah dongeng tentang keseharian mereka. Hal itu membuat anak2 tertarik, karena diri mereka dijadikan tokoh dongeng. Akan halnya Jendral Pilik, anak yang paling nakal dan disegani teman2nya namun akhirnya bisa “ditaklukan” Kugy. Dirinya ingin menjadi Jendral, dan teman2nya dijadikan Pasukan yang diberi nama Pasukan Alit
Pada akhirnya, Apakah Keenan dan Kugy akan bersatu? Setelah masing2 menjalani pilihan hidupanya sendiri, Kugy telah memiliki Remy, yang menjadi Boss-nya di perusahaan tempat dia bekerja. Dan Keenan? Telah memilih Luhde, Perempuan Bali yang juga tinggal di padepokan Pamannya. Di Padepokan ini, Keenan menghabiskan waktunya mencoba melupakan semua keterpurukannya setelah berpisah dengan Wanda dan meninggalkan bangku kuliahnya di Bandung. Untuk menjadi seorang pelukis.
Pokoknya, DIJAMIN deh…ga bakal mau brenti baca sbelum tu buku habis dilalap! Penasaran aja, gimana akhir ceritanya. Meski ujungnya “kesitu”, tapi untuk menuju “kesitu”nya itu ceritanya ga biasa. Seru banget deh pokoknya, banyak kejut2an. Dan katanya, buku ini mau dibuat Film-nya tahun depan. Sekarang masih dalam tahap pencarian pemain (Info dari Twitter-nya @Dewislestari). Hmmmh…kalo gw boleh ngajuin nama, gw pengen banget NICHOLAS SAPUTRA jadi Keenan-nya. Trus kalo kata temen gw, yang jadi KUGY-nya Rachel Mariam aja (Secara, rambut kan udah sama kriwilnya tuh. Hehe..). Gw jg setuju, tapi kalo dipikir lagi: Rachel sekarang bukannya udah jadi anggota DPR? Hmmmh…pasti ga sempat deh main pelem lagi. Trus kayaknya, wajah Rachel udah Emak2 deh, ga cocok sama Kugy yg dicritain sebagai Mahasiswa trus fresh graduate. Hehe…
Ga sabar nunggu gimana nanti jadinya tuh Film. Gw udah bayangin romantisnya cerita dimana Keenan nyulik Kugy buat diajak ke Ranca Buaya. Scene-nya di Laut bo! Tempat favorit gw. Pas baca tuh buku, gw sambil membayangkan betapa indahnya tempat yg diceritakan itu. Pngen juga main ketempat yg diceritakan itu. Dan ini, beberapa kutipan di buku itu yang gw suka banget:
“Hampa harusnya berarti TIDAK APA-APA. Tidak apa-apa harusnya berarti TIDAK ADA MASALAH. Termasuk RASA SAKIT…” (Page 182)
“Kenangan itu Cuma HANTU DISUDUT PIKIR. Selama kita Cuma diam dan nggak bernuat apa-apa, selamanya dia tetap jadi HANTU. Nggak pernah akan jadi kenyataan…” (Page 221)
“ …Hidup ini sudah diatur. Kita tinggal melangkah. Sebingung dan sesakit apapun, semua sudah disiapkan bagi kita. Kamu tinggal merasakannya saja.” (Page 391)