Sesuatu Yang Tertunda

March 25th, 2007

Naga Bonar: Bujaaaaaaaang….!!!

Posted by julia-imoet in Film

Tora_tora_tora Mungkiiin….saja, gw adalah salah banyak dari beberapa orang yang ketinggalan tentang Film “Naga Bonar”. Katanya, film ini rame banget. Katanya juga, Deddy Mizwar main bagus di film ini. Dan gw cuma melongo aja denger “katanya….katanya…dan katanya….” :(( ASLI! Mupeng banget,dan penasarannya itu looh…Palagi film ini mau dibuat Sequel-nya. Garing banget kan kalo gw tiba-tiba aja liat sequel-nya tanpa tau apa yg terjadi di film awalnya.

Pucuk dicinta ulam tiba! Dalam rangka perayaan “Bulan Film Nasional 2007” yang diadakan di Taman Ismail Marzuki di bulan Maret ini, diputar juga beberapa film karya Asrul Sani,dan salah satunya si Naga Bonar ini. Yippiiiie…tak melewatkan kesempatan ini, untung saja gw sempet nonton di hari terakhir pemutaran. Tak disangka pula, diakhir pemutaran film ada diskusi dengan bintang tamu pemeran utama film ini yaitu Bang Deddy Mizwar ;-)

Ternyata apa “kata orang” tentang film ini terbukti kebenarannya. Syumpeeh! Filmya keren banget. Dengan alur cerita sederhana dan dibikin komedi, tapi banyak pesan moral yang terkandung didalamnya. Film berdurasi 108 menit ini bercerita tentang si Naga Bonar bekas pencopet yang mengangkat dirinya menjadi komandan laskar. Selain Deddy Mizwar, film ini juga dibintangi oleh Nurul Arifin, Wawan wanisar, Afrizal Anoda, Piet Pagau, dll.

Film dimulai dengan setting si Naga Bonar beserta sahabatnya (si Bujang) yang baru saja keluar dari penjara. Sempet-sempetnya,ketika diperjalanan mereka bertemu dengan serdadu Jepang, si Naga mencopet jam tangan yang dipake serdadu itu ;-) Saat itu, Indonesia telah memproklamirkan kemerdekaannya. Meski telah merdeka, dalam kenyataannya  belum 100% merdeka. Waktu itu tentara Belanda berusaha kembali menjajah dengan membonceng tentara sekutu.

Disaat seperti itu, meski dengan masa lalu gelap sebagai pencopet, si Naga masih cinta pada tanah airnya dengan ikut berjuang mengusir penjajah dan mengangkat dirinya menjadi laskar komandan. Usahanya tak sia-sia, sebagai pejuang dia lumayan sukses (Banyak hal-hal gokil yang digambarkan ketika perang! hehe…). Anak buahnya lumayan banyak, si Bujang pun dia angkat sebagai asistennya. Emak-nya pun masih tak percaya kenyataan ini, dia tetap saja menganggap si Naga masih dalam kehidupan gelapnya sebagai pencopet.

Tentang si Bujang sahabatnya itu, si Naga sangat bersahabat dengan dia dan setia. Sampai-sampai ketika si Naga di penjara, si Bujang ikut-ikutan masuk penjara, dengan alasan di penjara semua bisa dapat gretongan ;-)   Ada kejadian lucu, ketika dalam laskar itu terjadi pembagian pangkat. Si Bujang,karena hanya sebagai asistennya Naga, hanya diangkat sebagai Kopral. Si Bujang pun ngambek, dia mau meninggalkan laskar. Tapi Naga bilang “Kau boleh pergi, tapi ambil pistol ini, dan tembak saya mati dulu!” See..??? Akhirnya si Bujang tetap setia berada disamping Naga.

Tapi si Bujang masih ingin tetap membuktikan, kalau dia juga bisa berjuang di garis depan. Pada suatu ketika, dia mencuri pakaian si Naga dan pergi menggempur markas Belanda dengan hanya membawa sedikit pasukan. Dapat ditebak…si Bujang akhinya meninggal juga! Si Naga pun sangat meratapi kepergiannya, “Bujaaaaaaang…kubilang juga apa! Jangan pergi-jangan pergi, matilah kaaau…” Dengan logat batak kentalnya. disaat seprti itu, dia masih sempat loh..nyiptain lagu sedih buat si Bujang. Hehe…

         

Tak hanya persahabatan dan kecintaan pada tanah air, di Film ini juga mengangkat kisah tentang cinta terhadap orang tua dan juga wanita. Si Naga ini diceritakan hormat dan sayang sekali dengan Emaknya. Ketika berjuang, dia rela menggendong Emak-nya untuk ikut mengungsi ketempat yg lebih aman bersama dia. Bukannya apa-apa, soalnya si Emak tak mau digendong yang lain. BAU, katanya ;-)

Kalau percintaan dengan wanita, ceritanya ada seorang perempuan (Diperankan Nurul Arifin) tawanan, anak dari seorang dokter yang dicurigai sebagai mata-mata Belanda. Si Naga suka sama dia, tapi perempuan itu benci sekali (pada awalnya). Tapi pada akhirnya luluh juga, karena hati Naga Bonar yang baik dan tulus mencintai dia. Ada kejadian lucu, tentang kebiasaan Naga Bonar yang suka  kena Malaria kalau dia mandi ;-) Gara-gara ingin terlihat menarik (dan atas  bujukan si Bujang pula tentunya), si Naga bela-belain tuh mandi. Pake sabun Cap Buruk Merak pula! (Psst..konon di Zamannya,itu sabun emang paling oke lohh…. Hehe…) .

Suatu waktu, Naga Bonar bahkan si Naga pernah bertaruh dengan temannya sesama pejuang “Jendral Mariam” yang juga menginginkan perempuan itu. U know what apa taruhannya? Main catur! Hehe..dasar si Bonar,karena dia mantan pencopet, buah catur pun dia copet! Menanglah Dia ;-) bikin keqi si Jendral mariam, ahirnya keduanya berantem tembak-tembakan. Si Jenderal musuhnya itu akhirnya menyerah ketika kakinya tertembak.

Sedikit bocoran, di sequel nantinya si Naga akhirnya menikah dengan perempuan ini dan punya anak bernama Bonaga (Nama yang aneh! Hihi…). Kata Bang Deddy,si Bonaga  ini adalah anak ke-5! Yang pertama lahir,kemudian meninggal. Yang Kedua lahir, matilah kemudian (Intinya, anak ke 1 s.d. 4 meninggal gitu) Dan yang kelima ini (Si Bonaga) lahir, tapi ibunya yang meninggal. Diperankan oleh Tora Sudiro (Tanpa casting loh!), Bonaga ini lulusan S-2 luar Negeri booww..! Hidup di dua zaman yang berbeda, ada gap yang terjadi diantara keduanya.

Film Naga Bonar jadi dua ini mengajak melihat perbedaan dengan CINTA. Herosime di masa sekarang tidak harus dilakukan dengan berperang seperti ketika zaman penjajahan dulu. Untuk itu, lagu : Syukur, Indonesia Pusaka dan Tak Hanya Diam dari PADI yang katanya bakal jadi soundtrack untuk film ini spertinya cocok banget deh…

FYI aja, Film sequel ini Kata Bang Deddy penuh perjuangan dibuatnya. Ketika Alm.Asrul Sani masih hidup, Bang Deddy sempat mengutarakan keinginannya membuat sequel ini. Waktu itu sebetulnya konsep udah ada, tetapi ketika Asrul Sani meninggal, hard disk dalam komputer tidak ditemukan! (Hmmh..jadi ingat kejadian ketika lagu perjuangan PADI yang rusak ketika disimpan di hard disc kompter. Kesamaan Nesib tuh…) Hilang tanpa bekas. Kemudian dilanjutkan penulisannya oleh Hamid Jabar, tak lama beliau pun pun meninggal di atas panggung. Terakhir, Bang Deddy sendiri yang kemudian mencoba meneruskan.

Insya Allah, mulai tanggal 29 Maret ini kita sudah bisa menyaksikan Film Naga Bonar Jadi Dua ini di bioskop.Film pertama dibuat Tahun 1984 (Wow! Sudah 23 tahun ternyata..). Ada kejadian lucu ketika pemutaran tempo hari di Studio 1 TIM. Beberapa kali film terhenti karna suaranya tidak ada! Hihi…pantesan aja, ternyata sudah JADOEL kali yah.. ;-) Sukses deh buat Bang Deddy.

Katanya selain Film-nya akan diluncurkan juga Novel-nya. Sudah penasaran banget niiy pengen lihat. Harusnya gw udah bisa baca skenarionya dari dulu. Ada seorang teman yang mau berbaik hati mengirimkan scenario Film ini ke gw. Tapi entah kenapa attachment-nya kosong. Mungkin lupa tidak terkirimkan. Dan dalam beberapa hari ini dia sedang ada di luar kota. Hmmh..mungkin emang ditakdirkan buat langsung liat Film-nya kali yee… ;-) biar seru.

        

March 21st, 2007

LONG ROAD to BANTEN

Posted by julia-imoet in Travel

Anyer_sunset

Ga’ tau kenapa, tiba-tiba gw kangeeen..banget sama yang namanya PANTAI! Tempat teeeeer-favorit gw. Lagian,kayaknya udah lama ga berlibur. Arrgh… borring juga! :(

iseng, gw coba SMS ngajakin temen sehaluan buat berlibur,kebertulang ada Long Week end 17- 19 Maret ini. Meski tak sesuai harapan,finally dapet juga 3 orang yang berminat (Biasanya segambrengan. Hehe…). Semuanya gank Sobatpadi ;-) Systa, Neena, dan Krida.

Begini nih enaknya punya temen banyak,berkat jadi Sobatpadi,hampir di tiap kota gw punya kenalan. So,kali lagi ada perlu, enak aja hubungin mereka ;-) Kali ini, yang mo “disatronin” rumahnya Titin di Cilegon. Mayan deh..irit buat penginapan. Hehe..daripada nginap di villa sekitar Anyer.

Awalnya nyokaps sempet Nyap2. Katanya Pantai laut selatan lagi ga’ bersahabat, lagi ada badai lewat. Tapi gw berusaha ngeyakinin, kalo disana cuma mo liat pantai aja (sambil merenung). Palingan juga Poto2 doang, ga mungkin deh mandi2 segala ;-) biasalah NARSIS,anywhere..everywhere! Heueheu…

Minggu, 19 Maret 2007

Janjian berangkat dari Jakarta jam 9 pagi, di jalan baru Kp.Rambutan sama Neena dan Systa. Krida nyusul naik di terminal bayangan Kb.Jeruk. Ternyata perjalanan cukup lama juga! Sampe panas nih pantat duduk di bus :P Sekitar 2 jam ada. Tapi tumben ga’ gitu ngantuk. Biasanya gw “Pelor” :P perjalanan jauh dihabiskan dengan Tiduuuur…Hehe…

Sampe Cilegon udah menjelang Dzuhur. Mampir ke tempat Titin buat nyimpen barang sekalian Ishoma (Istirahat-Sholat-Makan). Makaaan…lagiii…! Padahal,sebelumnya kita udah makan Bakso enak dulu tuh di Bakso-nya Pa’ Kosim ;-)

Jam 2an gitu,kita baru cabuts memulai long road to Banten. Tujuan pertama adalah wilayah Banten Lama. Ada Mesjid Banten Lama sama benteng peninggalan Belanda yang terkenal(Tinggal reruntuhannya aja sih..Gw lupa benteng apa namanya). Orang-orang biasanya kesana Ziarah ke makam Sultan Banten gitu. Tapi ga’ tau kenapa, gw ma anak-anak udah Ill Feel gitu liat “pemandangan” disana. Banyak banget pengemis maksa anak-anak kecil gitu, trus suasananya juga udah kotor. Kurang terawat.

So,kita Cuma foto-foto di Menara Banten sama Benteng itu, ga lama langsung cabs lagi menuju Anyer! Padahal perjalanan keisitu lumayan lama loh..sekitar 1 jam-an, nyarter angkot 30rb sekali jalan. Pulangnya malah naik 3x untuk sampai ke Anyer. But it’s ok,demi ANYER yang kurindukan! ;-)

Di jalanan kita udah H2C aja,takut ga dapet sunset. Bentar lagi udah mau jam setengah 6,untungnya Maghrib lagi mundur ke setengah 7. Tempat yang dituju adalah Menara Mercusuar, penasaran aja pengen liat. Pemandangan disitu ga gitu bagus sih,tapi lumayan laah…Palagi,di daerah situ bersejarah banget ternyata 0 KM-nya Anyer-Panarukan, dibangun prasasti-nya juga.

Anyer memang lagi sepi. Tapi ada bagusnya juga, bisa puas poto2 deh ;-) tanpa harus malu-malu diliat orang banyak. Hehe…Rencana mo naik ke Menara,tapi sempet ujan bentar. Lupa deh… :P Untungnya,habis itu cuaca cerah,jadinya bisa liat Sunset dengan sempurna. I LOVE IT! Subhanallah…

Menjelang sunset, kita duduk-duduk sambil memandangi laut. So Sweet… (sambil ngarep yg ada disamping gw adalah Co’ idaman gw. Hehe…). Setelah Adzan Maghrib, langit mulai berangsur gelap. Untung disitu ada Mushola, ga repot buat nyari tempat sholat. Selepas sholat,sambil makan cemilan duduk-duduk depan Mushola. Tiba-tiba…PET! Semua gelap…LAMPU MATI!!! O La..La…kata Bapa2 yang tinggal disitu, emang udah biasa mati lampu. Generator pun dinyalakan,tapi ga lama lampu udah nyala lagi.

Disaat lampu mati itu, Hiiii…semua gelap gulita! Maklum,namanya juga pinggir LAUT. Bulan belum bersinar terang, hanya sedikit cahaya dari kerlip bintang di langit. Dengan suasana gelap itu, cahaya bintang begitu indaaaaaaaah terlihat. Subhanallah…hanya kalimat itu yg bisa terucap di bibir. Ingin rasanya tiduran sambil menatap langit diatas. Soundtrack “Mahadewi”-nya PADI pun berkumandang.

“Hamparan Langit Maha sempurna/ Bertahta bintang-bintang angkasa/ Hanya satu bintang yang berpijar/ teruntai turun menyapaku/ Ada tutur kata terucap/ Ada damai yang kurasakan/ Bila sinarnya sentuh wajahku/ Kesedihanku terhapuskan”

Pokoknya, PUAAAAAS..banget dengan perjalanan ke Anyer kali ini. Ingin rasanya kembali lagi ;-) sampe kapanpun ga bakalan bosen. Tapi kami harus pulang. Sepanjang perjalanan ke Cilegon, rasa lelah itu mulai datang. Ngantuk…Laper…sedikit terhibur dengan suasana indah lampu2 gemerlap dari pabrik-pabrik besar yang memang banyak di sekitar Anyer. Berasa di Las Vegas mandi lampu ;-) Gaya..kesana aja blom! Keqeqeq….

Finally, kita mampir dulu di tempat jual Sate/Sop bebek yang katanya emang terkenal di Cilegon. Kalo ga salah namanya Sate/Sop bebek H.Syafe’i. Hmmm….Mak Nyus lah pokok nya mah! ;-) Setelah kenyang, pulang deh ke tempat tuan rumah. Untuk kembali ke Jakarta besok siang. Puas..Puas…puas…??? ;-)

   

 

   

March 20th, 2007

Giring…oh…Pasha

Posted by julia-imoet in Music

Kamis, 15-03-2006

 

“Mau liat Nidji di RCTI nggak,besok?” 07353tokoh01

Begitu salah satu pesan yang tertinggal di HP gw,dari temen gw yang Nidjiholic. Hmmh..pikir-pikir dulu deh…Rencananya, Jumat ini mudik ke Purwakarta. Soalnya, hari Minggu gw mo ke Anyer,so kudu “setor muka” dulu laah ke nyokaps,barang sehari mah ;-)    

 

Untuk itu,mantap banget malemnya gw bales SMS ke temen gw itu, untuk membatalkan rencana lihat Nidji di RCTI. Dengan sangat menyesal! Soalnya,gw mayan suka Giring, eh Nidji maksudnya. Hehe… Palagi,gw baru inget juga kalo baru kena “accident” jatoh di tangga mo masuk Plaza Semanggi. Sakitnya ga’ gitu, malunya itu yang banget! Hehe…

 

 

Jumat, 16-03-2007

 

Pagi-pagi, pas sampe kantor . Ritualnya adalah liat infotainment di RCTI lanjutOB
;-) lihat iklan di RCTI,kalo malam ini ada acara “Superduet Nidji dan Ungu”! Whuaa…langsung deh pencet No temen gw,cancel SMS gw semalam. Melewatkan kesempatan untuk bertemu Pasha dan Giring dalam satu panggung adalah hal yang BODOH! :P. Khususnya buat gw,hehe…

 

Malamnya,mimpi gw terkabul sudah! Meski NYARIS telat sampe RCTI (Maklum jam pulang kerja, Jumat pula! Muacet…cet…cet…). Kurang 15 minit dr On air, untungnya gw sama temen gw dah nyampe venue. Get Lucky,dapetin satpam RCTI yang baik (tumben…) yang mau masukin kita,hanya dengan “katebelece” suara anak Nidjiholic via telfon! Hehe… Padahal, banyak sekali manusia didepan pagar yg ga beruntung bisa masuk, sampe diusir2 Pa pulisi Pula.Weleh…

 

Pas sampe studio, wuiiih..penuhnya! Dengan gigit jari, jadi deh kita ber-2 cukup puas berdiri di barisan belakang aja. Yang penting keliatan lah ;-) untung panggungnya tinggi. Pssst..di dalem studio,gw juga bertemu dengan teman sesama Sobatpadi! Kalopun Sobatpadi, ga ada salahnya toh nonton Band lain?? Demi menambah wawasan bermusik (duilee…gayanya! Hehe…).

 

Seru banget deh kalo liat aksinya Nidji (Baca: Giring) di atas panggung. Very..very..very..atraktif! Mana yg nonton pada GOKIL pula, heboh deh. Yang gw ga’ nyangka, masa sih di studio banyak COPET’s-nya! Gw liat dengan mata kepala sendiri, 2 orang yg ngaku kehilangan HP-nya! Kok bisaa….!!!!! Maka dari itu,biarpun terpesona dengan penampilan Giring dan Pasha di atas panggung, kita tetap WASPADA. Lagian belakang panggung juga ga gitu sesak dibanding suasana di depan.

 

Malu sama umur, so..kita ber-2 adem ayem aja di belakang. Iseng-iseng gw bilang sama temen gw “Kalo Pasha liat kesini,gw mau ngasih kiss bye ah…”. Ternyata Alloh yang Maha Pengasih lagi Penyayang mengabulkan doa gw malam itu ;-) tanpa disangka, matanya si Pasha menatap lama ke barisan belakang. Kebtulan depanan gw agak kosong gitu,jadi kita bisa bebas hambatan liat ke Pasha. Refleks aja gw mengirimkan sun sayang jauh ke dia: Mmmuaaah….!!! ;-) Pasha-nya ampe bengong tuh! Hehe…bingung x yah, ce’ pake jilbab kok palke kirim2 kiss bye segala. Keqeqeq….

 

Gw aja ampe “Shock” sendiri habis itu. Malu aja gitu… :P Baru kali ini gw bertingkah gokil sama orang yang gw suka. Sama PADI aja yang katanya Sobat Abisss…, gw masih malu-malu kalo bertemu mereka. hehe…Sampe sekarang,kalo inget kejadian gokil itu,gw Cuma bisa mesem-mesem sendiri. Mudah-mudahan,ga ada yang nyangka gw “Pe-A”. Hehe..Amit-amit..Amit-amit… :D

 

Yang pasti,setelah itu. Nambah lagi deh “koleski” gw. After Nico, Pasha, than…. (Ummmm….dasar penyakit! Hehe…).

 

  • Monthly

  • Blogroll

  • Meta: