Sesuatu Yang Tertunda

July 31st, 2006

Jembatan Zaman

Posted by julia-imoet in Books

Bertambahnya usia bukan berarti kita paham segalanya.

Pohon besar tumbuh mendekati langit dan menjauhi tanah. Ia merasa melihat dengan segala ketinggiannya. Namun masih ingatkah ia dengan sepetak tanah mungil waktu masih kerdil dulu? Masih pahamkah ia akan semesta kecil ketika semut serdadu bagaikan kereta raksasa dan setes embun seolah bola kaca dari surga, tatkala ia tak peduli akan pola awan di langit dan tak kenal tiang listrik.

Waktu kecil dulu, kupu-kupu masih sering hinggap di pucuknya. Kini burung besar bahkan bersangkar diketiaknya, kawanan kelelawar menggantungi buahnya.Namun jangan sekali-kali ia merendahkan kupu-kupu yang hanya menggeliat di tapaknya, karena mendengar bahasanya pun ia tak mampu lagi.

Setiap jenjang memiliki dunia sendiri, yang selalu dilupakan ketika umur bertambah tinggi. Tak bisa kembali ke kacamata yang sama bukan beararti berarti kita lebih mengerti dari yang semula. Rambut putih tak menjadikan kita manusia yang segala tahu.

Dapatkah kita kembali mengerti apa yang ditertawakn bocah kecil atau yang digejolakkan anak belasan tahun seiring dengan kecepatan zaman yang melesat meninggalkan? Karena kita tumbuh kea ats tapi masih dalam petak yang sama? Akar kita tumbuh ke dalam dan tak bisa terlalu jauh ke samping. Selalu tercipta kutub-kutub pemahaman yang tak akan bertemu kalau tidak dijembatani.

Jembatan yang rendah hati, bukan kesombongan.

(Dari: Filosofi kopi, Dewi Lestari)

July 31st, 2006

IL Mare vs Lake House

Posted by julia-imoet in Film

Pernah denger ada film Korea yang judulnya IL Mare ga? Itu artinya laut, kata lain dari “Marine” kali yah ;-) Naah, sekarang tuw film dibikin daur ulangnya tapi yang bikin Hollywood punya, judulnya “Lake House” yang main Sandra Bullock ma Keanu Reeves.

Pertama kali gw liat IL Mare di JIFFest beberapa tahun yang lalu (Lupa deh tahun berapa,
pokoknya dah lama banget deh!). Trus pas dibilang film ini mo di re-make sama Hollywood sono, gw coba-coba rental lagi tu film di tempat sewa VCD dimana gw jadi member. Soalnya nyari original VCD-nya dah susyeeeh…Sekedar mengingat kembali, soalnya gw tu kalo liat film suka gampang lupita ceritanya! Huehehe….

Gw suka film Korea, dan ini adalah salah satu film Fav gw. Ceritanya nyeleneh gitu soalnya! 2 orang di dua tahun yang berbeda bisa saling berkomunikasi, lewat sebuah kotak surat yang ada di sebuah rumah di bibir pantai. Cerita awalnya begini:

Ada seorang cewek yang baru aja pindahan dari sebuah rumah di tepi pantai, sebelum pergi dia menyelipkan surat di kotak suratnya. Berpesan kepada penghuni selanjutnya, kalo-kalo ada surat yang ditujukan untuk dia,mohon dikirimkan sama dia. Trus pindah sessie, ada seorang cowok yang mendatangi rumah tersebut. Digambarkan sih rumahnya lebih jadul daripada seperti yang diperlihatkan ketika si cewek pergi. Usut punya usut, ternyata tu’ cerita flash back. Cowok itu malahan penghuni pertama dari rumah pantai, yang dibuatin sama bokapnya. Tapi pas dia buka-buka kotak surat, dia nemu surat si cewek dari masa depan itu (beda 2 tahun gitu deh jarak waktunya).
Naaah..semenjak itu, tu ce’ sama tu co’ saling berkirim surat gitu deeey…syaratnya nyampe:harus dimasukin ke kotak surat yang ada depan rumah pantai itu. Ajaib emang! Jadi ingat mesin waktu-nya Doraemon ;-) Karena si ce’ ada 2 tahun lebih maju dari kehidupan si co’,so…dia bisa ngasih tauk si co’ kalo ada kejadian-kejadian apa-apa gitu yang emang penting. Kaya’ kejadian waktu Ayahnya si co’ mau meninggal, or waktu mau ada musim salju yang bikin wabah flu berjangkit.
Suatu ketika, mereka janjian mo ktemuan pada hari X tanggal Y tahun Z. Tapi ternyata, tunggu punya tunggu si co’ ga dateng menuhin janjinya. Pas diselidiki, ternyata tu cowok justru meninggal ketika ada niatan buat nemuin si ce’. Ada versi berbeda sih, kalo di film Korea si co’ nemuin si ce’ buat mencegah sang kekasih si ce’ biar ga pergi ke LN. Soalnya skekasih ce’ masa depannya itu ketauan ga bakal balik lagi coz kepincut ce’ lain.

Berhasilkah si ce’ mencegah si co’ biar ga nemuin dia? Apakah si co’ meninggal atau tidak? Kaya’nya lebih seruan liat sendiri kali yeeeeeee…. ;-)
PERBEDAAN ITU :

1. Di IL Mare, rumahnya ada di tepi laut dan terbuat dari kayu, kalo di Lake House tu rumah di tepi danau dan kaya’ rumah kaca gitu. Buat pemandangannya gw suka banget yang IL Mare! Biar gersang gitu, tapi khas laut banget deh…Gw malah berkhayal punya rumah seperti itu. Rumahnya sendiri juga keren, kaya’ rumah panggung gitu. Belakang rumahnya ada tangga yang langsung nyelup ke air. Whuaa…Mauuu…! Tapi kalo Tsunami serem juga siih….

2. Di IL Mare nama pemerannya Kim Eun Joo (Hidup di Tahun 1999) dan Co’nya Sun Hyung (Hidup di Tahun 1997). Kalo di Lake House, Ce’nya namanya Kate Forster (Hidup di Tahun 2006) dan Co’nya Alex Hidup di Tahun 2004).

3. Di IL Mare, Eun Joon berprofesi sebagai dubber dan suka Bantu-bantu temennya juga jagain took buku. Di Lake house, si Kate itu profesinya dokter.

4. Di IL Mare diceritakan kalo Sun Hyung dekat dengan sahabat cowoknya, sedangkan di Lake house Alex dekat dengan adik co’-nya.5. Di IL Mare, Eun Joo sama sung hyun diceritakannya masih jomblo coz ditinggalin pacar-pacarnya kuliah ke Nagri. Sedangkan di Lake House keduanya sama-sama sudah punya kekasih.

6. Di IL Mare ada suatu adegan dimana Eun Joo kehilangan walkman waktu di stasiun, trus dia minta Sung hyun buat balikin. Sedangkan di Lake House Alex diminta Kate buat bantuin balikin bukunya yang hilang.

7. Di IL Mare, Eun Joo menyaksikan Sung Hyun ditabrak waktu ngobrol berdua sama kekasihnya yang mo pamitan ke Luar Negeri. Sedangkan di Lake House, Kate menyaksikan si Alex meninggal saat dia lagi ngobrol sama nyokapnya.

Dan pastinyaa, ada ending yang lebih “seru” (or “saru” yaks! :P ) di akhir Lake house yang aga ada sama sekali di film IL mare. Apakah itu? Huehehe…pasti deyyyyyyyyyy pada penasaran :P

July 29th, 2006

Surat Terbuka Untuk Rabbi ku

Posted by julia-imoet in Puisi

Malam ini…

I Tahun jatah usiaku  di dunia kembali berkurang

Tidak seperti tahun lalu, ataupun tahun-tahun kemarin

Aku merasa ada dalam kehampaan

Waktu terasa begitu cepat bergulir

Tanpa aku bisa berbuat lebih untuk segalanya

Yaa Rabb…

Buat aku lebih banyak beribadah kepada-Mu

Buat aku untuk lebih banyak mengingat-Mu

Ijinkan aku untuk menginjakkan kaki di Baitullah-Mu

Selangkahku kepada Mu, Seribu langkah Mu Padaku…

Yaa Rabb…

Buat aku menjadi anak yang lebih baik untuk orangtuaku

Buat aku menjadi kakak dan adik yang baik untuk saudara-saudaraku

Buat aku menjadi “ateu” yang baik untuk keponakanku tersayang

Buat aku menjadi manusia yang lebih baik, yang bermanfaat untuk semua

Dan yang terutama, buat aku menjadi hamba-Mu yang lebih baik lagi…

P.S

Satu lagi yaa Rabb :

jika Engkau memang masih menyimpan belahan untuk jiwaku, aku ikhlas untuk tetap setia menunggu. Ijinkan aku untuk mendapatkan yang seperti Rasul, Nabi Yusuf, dan Nabi Sulaeman ;-)

Aamiin..Aamiin…Aamiin..Yaaa Rabbal ‘Alamiin…

  • Monthly

  • Blogroll

  • Meta: